Wanita Harus Tahu, Inilah 5 Cara Merawat Organ Kewanitaan

1 Like Comment

Jika Anda melihat di internet, pasti banyak gambar vagina dengan slogan mengingatkan akan pentingnya menjaga kebersihannya. Selain menjaga kebersihan tubuh, wanita harus menjaga kebersihan organ kewanitaan juga. Hal ini dilakukan demi alat reproduksi yang sehat dan terhindar dari segala macam penyakit kelamin seperti keputihan, infeksi, hingga kanker serviks.

Area sekitar Miss V (vulva) juga bisa mengalami iritasi. Hal ini dikarenakan area tersebut memiliki tingkat kelembapan yang lebih tinggi, berbeda dengan bagian tubuh lain. Sehingga Anda perlu perawatan dan perhatian ekstra terhadap hal ini.

Cara Merawat Organ Kewanitaan
Cara Merawat Organ Kewanitaan

Merawat Organ Kewanitaan dengan Benar

Seperti yang dijelaskan sebelumnya akan pentingnya menjaga Miss V dari berbagai penyakit, kondisi Miss V yang bersih akan lebih nyaman dan aman ketika pasangan suami istri berhubungan intim. Sayangnya, masih sedikit wanita yang menaruh perhatian pada hal ini. Berikut cara merawat Miss V yang tepat.

1.   Potonglah Rambut Kemaluan

Jika Anda membiarkan rambut kemaluan gondrong, maka keringat akan terperangkap dan cairan Miss V meningkat sehingga membuat area vagina lebih cepat bau apek. Selain itu, ini juga membuat banyaknya bakteri maupun jamur penyebab infeksi.

2.     Hindari Bedak dan Deodoran

Cara kedua yang bisa Anda lakukan dengan menghindari penggunaan deodorant, bedak maupun tisu yang dirancang untuk penyegar Miss V. Bahan-bahan ini bisa membuat iritasi dan rasa terbakar. Jika ingin menggunakan sabun, cukup campur beberapa tetes yang dikhususkan untuk daerah kewanitaan biasanya di kemasan sabun terdapat gambar vagina sebagai penanda.

3.     Bersihkan Area Kewanitaan Secara Teratur

Area Miss V perlu dibersihkan setiap hari, terlebih ketika buang air kecil dan besar. Memang cukup sederhana, tapi masih banyak yang menganggapnya sulit. Cara yang tepat dalam membersihkan Miss V yaitu depan ke belakang bukan sebaliknya.

Setelah dibersihkan jangan lupa dikeringkan dengan handuk bersih atau tisu toilet. Perhatikan pH Miss V normal yakni 3,8-4,5. Sebaiknya memilih sabun yang tidak mengganggu keseimbangan pH area kewanitaan.

4.     Pilih Celana Katun yang Tidak Ketat

Ternyata bahan pakaian dalam memiliki pengaruh terhadap kesehatan area kewanitaan. Sehingga pilihlah bahan katun untuk celana dalam agar sirkulasi udara baik. Sebaiknya gunakan celana dalam longgar dan nyaman serta segera ganti jika sudah terasa lembab. Sehingga Miss V terbebas dari infeksi jamur dan bakteri.

5.     Minum banyak air putih

Sama halnya dengan anggota tubuh lainnya, sistem reproduksi bisa mengalami dehidrasi. Oleh sebab itu, konsumsi air putih minimal 2 liter untuk membantu mencegah vagina kering. Hal ini biasanya menjadi penyebab sakit saat berhubungan intim.

Perawatan vagina tak hanya dipengaruhi faktor fisik, melainkan juga faktor psikologis. Meski gambar vagina secara biologis sama, tapi setiap wanita punya tingkat kondisi yang selalu berubah-ubah. Selama tidak ada keluhan seperti gatal, bau menyengat, dan nyeri, Anda tak perlu khawatir.

 

About the Author: Denny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *